Analisis Pembelajaran Praktek Klinik Asuhan Kebidanan

Latar Belakang Pembelajaran Praktek Klinik

Pada saat ini ditemukan berbagai kendala untuk mewujudkan praktik klinik yang baik dan benar antara lain disebabkan : jumlah institusi pendidikankebidanan lebih dari 560 di seluruh Indonesia, tidak tersedianya lahan praktik yang memadai, ada lahan praktik tetapi tidak kondusif untuk peluang belajar, jumlah kasus yang tidak memadai, tidak tersedianya pembimbing yang kompeten, pengorganisasian pendidikan, pelayanan dan pembinaan pendidikan, pelayanan kesehatan yang belum terkoordinasi sesuai standar mutu pelayanan maupun pendidikan. (Yessi, 2009)

Menurut data yang diambil dari D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadyah Surabaya, dari 82 mahasiswa, sebesar 60% mahasiswa mengatakan jumlah kasus yang ada di lahan praktik tidak seimbang dengan kompetensi yang harus dicapai, 24% mahasiswa menyatakan lahan praktik tidak sesuai dengan standar mutu pelayanan. 12% mahasiswa menyatakan tidak tersedianya pembimbing lahan yang kompeten. Memperhatikan hal tersebut, maka penting mengetahui bagaimanapelaksanaan pembelajaran praktik klinik asuhan kebidanan mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaannya di lahan praktik sehingga didapatkan strategi pengelolaan pembelajaran yang efektif dan efisien sebagai upaya untuk pencapaian kompetensi sebagai tolak ukur keberhasilan pembelajaran klinik.

Rumusan Masalah

Bagaimana gambaran pelaksanaan pembelajaran praktek klinik asuhan kebidanan ditinjau dari segi (1) perencanaan pembelajaran praktek ; (2) proses pembelajaran praktek ; (3) Evaluasi pembelajaran praktik klinik (3) Kendala yang dihadapi dan (4) Pencapaian Prestasi Belajar Mahasiswa Prodi D III Kebidanan Universitas Muhammadyah Surabaya ?

Tujuan Penelitian

  1. Tujuan Umum

Menganalisis Pembelajaran Praktek Klinik Asuhan Kebidanan Prodi D III Kebidanan Universitas Muhammadyah Surabaya.

2.  Tujuan Khusus

  • Mengetahui perencanaan Pembelajaran Praktek Klinik Asuhan Kebidanan Prodi D III Kebidanan Universitas Muhammadyah Surabaya
  • Mengetahui proses pembelajaran praktik klinik asuhan kebidanan Prodi D III Kebidanan Universitas Muhammadyah Surabaya (Kerjasama Institusi Pendidikan dengan Rumah Sakit, Pembagian praktik, Penunjukan pembimbing klinik, Strategi pembelajaran, Metode Pembelajaran, sistemEvaluasi/ Penilaian).

Kesimpulan

Perencanaan pembelajaran praktek klinik asuhan kebidanan meliputi :

  1. Penyusunan Silabi praktek klinik masih mengacu pada GBPP (Garis Besar Program Pengajaran) yang disusun oleh Depkes berdasarkan Kurikulum Depkes tahun 2002
  2. Penentuan Jejaring Kerja ditentukan berdasarkan : (1) kerjasama antara FIK UM Surabaya dan Organisasi Muhammdiyah wilayah Jawa Timur dengan menggunakan MOU (Memorandum Of Understanding), (2) Penetapan lahan praktek mempertimbangkan Tipe RS A/B/C Pendidikan , Puskesmas yang mendapat ISO, RB yang terakreditasi, BPS dengan kualifikasi Bidan Delima. (3) Letak lahan praktek yang mudah dijangkau (4) Pengembangan kerjasama dengan lahan praktek sampai ke Daerah Gerbang Kartosusilo (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep)

Saran

Perlu diperhatikan oleh pengelola program pembelajaran praktik klinik di pendidikan bahwa perlu diadakan rapat koordinasi secara periodik mengenai :

  1. Koordinasi peningkatan peran pembimbing dalam proses bimbingan di lahan
  2. Koordinasi mengenai penambahan waktu/jam praktik klinik di lahan