Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Analisis Pembelajaran Laboratorium Keperawatan

Latar Belakang Analisis Pembelajaran Laboratorium Keperawatan

Tujuan akhir dari pendidikan diploma III Keperawatan diharapkan nantinya mampu mencetak perawat yang proporsional dan profesional menguasai Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Pada Bencana dan Pengungsi (SPGDT S – B / P) dan mampu melakukan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) sehingga mengerti akan arti SPGDT sehari-hari pada bencana dan pengungsi, memahami perlunya koordinasi lintas profesi, disiplin dan sektor, mampu menyelamatkan pasien dengan tepat dan cepat, mampu melakukan komunikasi, dan mampu memindahkan dan merujuk, serta mengerti artikegawatdaruratan dan mampu menilai derajat kegawatan.

Analisis Pembelajaran Laboratorium

Analisis Pembelajaran Laboratorium

 

Namun di dalam kenyataannya di dalam praktek sehari-hari sering ditemui anggapan mahasiswa akper belum mempunyai kemampuan yang cukup dalam menerapkan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan, contohnya tindakan keperawatan gawat darurat, tindakan keperawatan pemeriksaan fisik. Penyelenggaraan pendidikan tenaga keperawatan profesional meliputi beberapa variabel antara lain:

  1. input meliputi tenaga pendidik, peserta didik, sarana, prasarana;
  2. proses, meliputi kurikulum dan pelaksanaan program;
  3. output, meliputi lulusan yang berkualitas sesuai dengan tuntutan pelayanan dan masyarakat.

Adanya kendala tersebut di atas akan mempengaruhi pembelajaran kelas dan laboratorium yang kurang optimal dan pada akhirnya kompetensi dasar asuhan keperawatan gawat darurat peserta didik tidak tercapai.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah tersebut dapat dirinci sebagai berikut :

  1. Bagaimana perencanaan pembelajaran laboratorium keperawatan Akper Kosgoro Pandaan untuk mencapai Standar kompetensi dasar asuhan keperawatan gawat darurat?
  2. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran laboratorium keperawatan Akper Kosgoro Pandaan untuk mencapai Standar kompetensi dasar asuhan keperawatan gawat darurat?
  3. Bagaimana evaluasi pembelajaran laboratorium keperawatan Akper Kosgoro Pandaan untuk mencapai Standar kompetensi dasar asuhan keperawatan gawat darurat?

Tujuan Penelitian

  1. Tujuan Umum

Untuk mendeskripsikan proses pembelajaran laboratorium keperawatan di Akper Kosgoro Pandaan untuk mencapai Standar kompetensi dasar asuhan keperawatan gawat darurat.

  1. Tujuan Khusus
    • Mengetahui gambaran mengenai perencanaan pembelajaran laboratorium keperawatan di Akper Kosgoro Pandaan untuk mencapai Standar kompetensi dasar asuhan keperawatan gawat darurat.
    • Mengetahui gambaran mengenai pelaksanaan pembelajaran laboratorium keperawatan di Akper Kosgoro Pandaan untuk mencapai Standar kompetensi dasar asuhan keperawatan gawat darurat

Simpulan Analisis Pembelajaran Laboratorium

Hasil penelitian pembelajaran laboratorium asuhan keperawatan gawat darurat di Akper Kosgoro Pandaan, dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Perencanaan pembelajaran laboratorium asuhan keperawatan gawat darurat di Akper Kosgoro Pandaan sudah terencana dengan baik dan sistematis. Namun demikian masih ada kekurangan karena beberapa langkah dalam desain instruksional untuk perencanaan pembelajaran belum dilaksanakan, yaitu langkah analisis instruksional, identifikasi perilaku dan karakteristik mahasiswa serta revisi kegiatan instruksional. Hal ini disebabkan oleh karena tidak adanya pedoman atau petunjuk khusus dari instansi terkait mengenai model desain instruksional tertentu yang dipakai, serta masih adanya perbedaan pemahaman diantara dosen pengampu dalam aplikasi desain instruksional untuk perencanaan program pembelajaran.
  2. Pelaksanaan pembelajaran laboratorium asuhan keperawatan gawat darurat di Akper Kosgoro Pandaan, dengan mempergunakan metode demonstrasi, roleplay dan diskusi sudah berjalan baik. Namun ditemukan beberapa kendala dalam pelaksana pembelajaran pembelajaran. Diantaranya berasal dari mahasiswa yaitu mahasiswa yang kurang aktif dan kurang motivasi dalam mengikuti pembelajaran laboratorium keperawatan utamanya waktu redemonstrasi.