Analisis Pembelajaran Kontekstual Mata Kuliah Komunikasi Dan Konseling Dalam Praktek Kebidanan

Latar Belakang Pembelajaran Kontekstual

Mata kuliah Komunikasi dan Konseling dalam pembelajarannya menerapkan metode pembelajaran kontekstual (contextual teaching and learning) untuk membantu mahasiswa menerapkan pengetahuan yang dimilikinya dengan praktek atau kehidupan mereka. Dengan konsep tersebut, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi mahasiswa.

Analisis Pembelajaran Kontekstual
Analisis Pembelajaran Kontekstual

 

Mata kuliah komunikasi dan konseling sangat penting bagi mahasiswa kebidanan karena dalam memberikan pelayanan nantinya sebagai bidan tidak lepas dari pemberian konseling kepada pasien dan selalu interaksi dengan masyarakat sehingga perlu dibekali bagaimana berkomunikasi yang baik dan efektif.

Pernyataan di atas mengisyaratkan betapa pentingnya bagi seorang dosen Komunikasi dan Konseling dalam Praktek Kebidanan di STIKES A.Yani Yogyakarta untuk memahami, mengamalkan atau melaksanakan metode pengajaran yang tepat agar tujuan pengajaran Komunikasi dan Konseling dalam Praktek Kebidanan bisa dicapai secara optimal. Mengingat pentingnya pemilihan metode yang tepat dalam rangka mengoptimalkan hasil belajar mahasiswa, penulis tertarik untuk melakukan penelitian pelaksanaan pembelajaran kontekstual pada mata kuliah Komunikasi dan Konseling dalam Praktek Kebidanan.

Rumusan Masalah

Sesuai dengan fenomena yang diuraikan dalam pendahuluan diatas, peneliti merumuskan masalah penelitian :

  1. Bagaimanakah persiapan pembelajaran kontekstual yang dilakukan oleh dosen komunikasi dan konseling dalam praktek kebidanan di STIKES A. Yani Yogyakarta?
  2. Bagaimanakah proses pembelajaran kontekstual yang dilakukan oleh dosen komunikasi dan konseling dalam praktek kebidanan di STIKES A. Yani Yogyakarta?

Tujuan Penelitian

  1. Tujuan umum

Dapat mengetahui pelaksanaan pembelajaran kontekstual mata kuliah komunikasi dan konseling dalam praktek kebidanan di STIKES A. Yani Yogyakarta.

  1. Tujuan khusus
  2. Dapat mengetahui persiapan pembelajaran kontekstual mata kuliah komunikasi dan konseling dalam praktek kebidanan di STIKES A. Yani Yogyakarta.
  3. Dapat mengetahui proses pembelajaran kontekstual mata kuliah komunikasi dan konseling dalam praktek kebidanan di STIKES A. Yani Yogyakarta.
  4. Dapat mengetahui sistem penilaian pembelajaran kontekstual mata kuliah komunikasi dan konseling dalam praktek kebidanan di STIKES A. Yani Yogyakarta.

Simpulan Analisis Pembelajaran Kontekstual

Dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Persiapan pembelajaran kontekstual komunikasi dan konseling dalam praktek kebidanan, sudah sudah dilakukan dalam pembuatan silabus, SAP, dan persiapan untuk remidi atau privat. Silabus yang dibuat sudah sesuai dengan GBPP yang ada.
  2. Dalam pelaksanaannya pembelajaran komuniikasi dan konseling diantara tim dosen, ada yang sudah melaksanakan pembelajaran kontekstual dengan optimal sesuai dengan rencana pembelajaran kotekstual dan mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan aktif. Namun ada dosen yang belum menerapkan pembelajaran kontekstual dengan baik, karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.

Saran

Berdasarkan hasil penelitian, simpulan dan implikasi yang telah diurakan diatas dapat disimpulkan saran sebagai berikut :

  1. Dalam pelaksanaan pembelajaran kontekstual membutuhkan waktu yang lama tentetunya sesuai dengan waktu yang disediakan dalam proses pembelajaran untuk itu memerlukan manajemen pembelajaran yang tepat sesuai dengan model pembelajaran.
  2. Perlu dilakuakn penelitian lebih lanjut terhadap pengembangan pembelajaran kontekstual dalam mengatasi masalah belajar mahasiswa kebidanan, sekaligus untuk melengkapi kekurangan dalam pembelajarn kontekstual serta masukan dan kritik dalam penuliasan maupun redaksi penulisan

Incoming search terms: