Analisis Pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik

Judul Skripsi : Analisis Pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta

 

A. Latar Belakang

Mata kuliah Keterampilan Dasar Praktik Klinik (Bd. 308) adalah salah satu mata kuliah di semester genap yang terdapat di dalam kurikulum Diploma III Kebidanan, yang mempunyai bobot sks praktek paling besar yaitu dengan bobot 2 SKS, sehingga mata kuliah ini banyak kegiatan pembelajaran di laboratorium (GBPP, 2002). Pembelajaran laboratorium merupakan penerapan dari teori dan konsep yang telah diperoleh peserta didik. Kegiatannya adalah melakukan praktek mengenai keterampilan-keterampilan yang sebelumnya telah disampaikan teori dan konsepnya di kelas. Tujuan dari pembelajaran di laboratorium adalah untuk menerapkan ilmu pengetahuan, sikap dan keterampilan pada situasi yang lebih nyata, selain itu dengan pembelajaran di laboratorium membimbing dan melatih mahasiswa memiliki kemampuan keterampilan sebelum ke lahan praktik (Yulita, 2008).

Melihat realita yang ada, bidang studi Keterampilan Dasar Praktik Klinik di Stikes A Yani Yogyakarta waktunya sangat terbatas, yakni hanya 5 jam (5X50 menit) pelajaran perpekan untuk menyampaikan materi Keterampilan Dasar Praktik Klinik secara detil terasa kurang. Oleh karena itu, guru Keterampilan Dasar Praktik Klinik perlu mengusahakan metode alternatif, efektif, dan efisien, yaitu dengan menerapkan metode yang variatif dan inovatif dengan memberi tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh para siswa baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah sebelum mahasiswa dipraktekkan ke lapangan.

 

B. Perumusan Masalah

Sesuai dengan fenomena yang diuraikan dalam pendahuluan diatas, peneliti merumuskan masalah penelitian :

  1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik :
  2. Metode apa saja yang dipakai dalam pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik?
  3. Media apa saja yang dipakai dalam pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik?
  4. Bagaimana pengaturan kerjasama antara STIKES A. Yani Yogyakarta dengan mitra kerja

 

C. Tujuan Penelitian

1. Tujuan Umum

Untuk mengevaluasi Pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik di Stikes A. Yani Yogyakarta.

2. Tujuan Khusus :

1. Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik

2. Untuk mengetahui metode apa saja yang dipakai dalam pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik.

3. Untuk mengetahui media apa saja yang dipakai dalam pembelajaran Keterampilan Dasar Praktik Klinik

 

D. Kesimpulan Skripsi

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

1. Pelaksanaan pratik keterampilan dasar praktik klinik di STIKES A. Yani

2. Persyaratan untuk mengikuti praktik keterampilan dasar praktik klinik adalah mengikti ujian Pre Clinic Examination Standard (PCES) yang mengacu pada silabi dalam GBPP yang disusun oleh Depkes berdasarkan kurikulum Depkes tahun 2002

3. Persiapan untuk pembelajaran Koordinator praktik membuat silabi dalam yang mengacu GBPP yang disusun oleh Depkes berdasarkan kurikulum Depkes tahun 2002, untuk persipan praktik sudah dibuat proposal dan penjadwalan kegiatan

4. Kerjasama dengan mitra kerja STIKES A. Yani Yogyakarta dalam menjalin kerjasama dengan Institusi lain selalu dituangkan dalam MOU, Krikteri lahan praktik tersebut adalah RSUD atau RSU tipe A/B/C, dan Puskesmas untuk praktik keterampilan dasar praktik ini.

 

E. Saran

1. Diharapkan bagi Institusi pendidikan untuk selalu mengadakan koordinasi dengan mitra kerja untuk penyamaan persepsi dalam setiap praktik sehingga tidak tetjadi kesalahpahaman dalam pencapaian target dan tugas-tugas mahasiswa sehingga praktik dapat berjalan dengan lancar.

2. Diharapkan bagi para pembimbing untuk dapat melakukan bimbingan kepada mahasiswa lebih intensif

Incoming search terms: